src="https://ajax.googlelapis.com/ajax/libs/jquery/1.8.3/jquery.min.js"type="text/javascript">

Saturday, January 03, 2009

She is....

Waktu kecil dulu aq suka protes kenapa aq ga punya sodara perempuan. Secara sejak kecil aq hidup di perantauan. Jauh dari sodara2 sepupu yang kebanyakan perempuan. Lingkungan sekitar rumah saat itu juga minim dari anak perempuan.
Terkadang suka iri dengan temen2 yg punya mbak ato adik cewe. Mereka bisa curhat bareng,main masak2an,main boneka...pokoknya bisa main yg berbau2 cewe. Sampe2 aq berdoa siang malem minta sodara perempuan sama Allah. En ternyata baru sekarang kusadari, doa masa kecilku itu telah dikabulkan oleh Allah. Sepanjang perjalanan hidupku yg selalu di perantauan itu, aq telah dipertemukan dengan sahabat2 cewe yang seperti sodara sendiri. Mereka selalu mendengarkan curhatanku & mengajariku hal2 tentang cewe. Berlanjut terus sampe di tempat kerja. Aq selalu memiliki teman2 cewe yg menganggapku seperti sodara mereka. Eitss..tapi itu bukan berarti aq ga sayang sama sodara2 cowo ku lho..Coz, aq tetep sayang sm mereka. Bagiku mereka tetep the best brother in the world dehh..<-Lebay MODE ON-> :). Buktinya, ga pernah lupa di tiap do'aku selalu kupinta padaNya, agar mereka (ke-5 brotherku) diberikan pendamping hidup wanita yang terbaik.
En ternyata doaku untuk mereka itu juga berefek padaku. Tau kenapa..karena itu berarti aq akan punya sodara perempuan lagi...Yippie..:)
Air mataku sampe mengembang waktu salah seorang brotherku resmi mengumumkan hubungan seriusnya dengan seorang wanita. Duh..seneeeng banget. Walo saat itu aq belum kenal dekat dengan kekasih brotherku itu, aq merasa dia adalah yg terbaik. Melihat dari tulisan yg dibuat Brotherku di MPnya tentang kekasihnya itu :
"Pertemuan dengan dirinya membuat perubahan luar biasa. Saya merasa nyaman bersandar pada dirinya. Sekedar menceritakan sekelumit masalah di kantor, misalnya. Meskipun sering tanpa solusi , tapi renyah tawanya membuat semua beban itu menguap begitu saja. Saya mulai belajar arti keceriaan dirinya, semua masalah menjadi bukan masalah lagi sekarang.
Dirinya adalah wanita yang luar biasa di mataku. Satu-satunya wanita yang bisa bikin laki-laki ini merelakan tidak jadi nonton Kungfu Panda, dan ganti nonton Sex in the City . Dan hebatnya, semua dilakukan tidak dengan terpaksa, tapi ketulusan untuk melihat senyum bahagia di wajahnya. Mungkin begitulah indahnya arti berbagi yang ku pelajari saat dekat dengannya. Perubahan luar biasa bagi seorang laki-laki yang katanya sangat dominan dan cenderung mempengaruhi ini...
Saya juga belajar arti kesempurnaan dari dirinya. Bahwa sempurna itu bukanlah berarti tanpa cacat. Tapi kemampuan untuk saling menerima kekurangan, dan memperbaikinya bersama tanpa kehilangan rasa hormat. Dan kami melakukannya. Mulai dari caraku untuk membangkitkan keberanian dia untuk serius dan berani mengambil keputusan, dan caranya untuk mengajari aku untuk memahami arti berbusana yang baik dan benar .
Malam ini, sebagaimana kebiasaannya di penutup hari, saya mencoba mengurai semua yang telah terjadi dalam hari ini. Kesimpulan tentangnya masih sama : Dia adalah anugerah yang begitu aku syukuri...".
Yup..en semakin aq mengenal kekasih brotherku itu, semakin aq menyayanginya juga. She teach me about Happyness (Happy all the time ya,sis? :) ). Semangat en ketulusannya terhadap org lain juga mampu memberikan aura positif untuk semua org di sekitarnya. En She give us new family. .
Welcome di istana qta ya,sis...Love U..

2 comments:

rinduku said...

Dulu saya pernah memiliki calon adik ipar yang sudah seperti adik sendiri ... I love her very very much, melebihi cinta saya ke abangnya.

Kemudian ALLAH menghendaki perpisahan saya dan abangnya dan iapun diminta pergi meninggalkan saya demi menjaga agar luka tak terllau dalam dan kami diminta untuk saling melupakan ...

Jauh dilubuk hati saya, saya masih sangat mencintai saudara perempuan saya ini. Calon adik ipar saya yang kandas.

RuriVidya said...

Saya ngerti perasaanmu,Rindu.Saya juga pernah dekat sekali dengan adik perempuan "sahabat laki2" saya. Tapi ketika akhirnya sahabat saya menikah, dan sang istri terlihat cemburu sama saya. Maka saya harus meninggalkan adik sahabat saya itu.Walo secara fisik qta harus melupakan, tapi hati qta ga akan pernah melupakannya kan?Lewat doa kita kepada Allah saja qta titipkan segala rasa cinta qta untuk mereka.Sabar ya,Rin..