src="https://ajax.googlelapis.com/ajax/libs/jquery/1.8.3/jquery.min.js"type="text/javascript">

Saturday, August 04, 2007

Kurcaci Ato Upik Abu....?

Seseorang telah memberiku satu sebutan baru lagi...yaitu Kurcaci. Entah apa sebabnya dia nyebut aku dengan panggilan itu. Aku jadi sempet protes en sebel ma si Jelek itu. Hehe...selama ini aku emang punya sebutan si cempluk (dikantor), upik abu (dari adik2ku) ato nenek cerewet (dari mas2ku). En aku ga peduli dengan sebutan2 itu. Apalagi dengan sebutan Upik Abu. Pikirku..suatu saat aku bisa berubah jadi Cinderela yang cantik en bahagia.Hehe..just for menghibur diri.
Tapi setelah aku pikir-pikir lagi, aku emang seperti kurcaci. Dengan segala keterbatasan yang aku miliki, en dengan duniaku yang seperti negeri dongeng. Walo kadang sedih, tapi aku tetap punya banyak cinta. Walo kadang menangis, tapi kebahagiaan juga lah yang akhirnya aku rasakan. Aku baru sadar...walo dalam cerita putih salju..para kurcaci bukanlah tokoh utama. Bukanlah tokoh yang cantik en tampan. Tapi mereka tetaplah tokoh inti. Mereka adalah perwujudan dari ketulusan persahabatan dan kehangatan keluarga. Karena merekalah akhirnya Si Putih Salju dapat hidup bahagia selamanya. Jadi...apa salahnya kita jadi seperti kurcaci? Bukankah dapat membahagiakan orang2 yang di Cintai adalah Kebahagiaan sesungguhnya. Walo kurcaci tidak cantik, tidak sempurna sifatnya (ada yang pemalas, penggerutu, ceroboh, dll). Tapi mereka memiliki ketulusan dan rasa cinta kasih terhadap sesama.
En...sekarang aku ga peduli apapun sebutan untukku. Yang terpenting...aku merasa bersyukur dengan kehidupanku. Dengan segala Cinta yang Allah SWT berikan untukku.
Buat Seseorang Jelek yang sudah memanggilku Kurcaci...Trims ya..!!
Sekali lagi aku mendapat perenungan mengenai makna kehidupan melalui kata2mu.
Alhamdulillah, Trima kasih ya Allah...untuk semua Keindahan ini...

No comments: